Ketika malam datang mencekam
kulihat si Alif kecil yang malang
duduk tengadah kelangit yang kelam
meratapi nasib diri
Kilat menyambar hujanpun turun
semakin basah hatinya yang resah
kapankah semua kini kan berakhir
dijalanan penuh duri
Ya Allah tunjukkan jalan-Mu
pada si Alif kecil
Agar dia dapat menahan cobaan dan rintangan
yang datang menghadang
Ya Allah kuat hati pada si Alif kecil
Agar terbebas dari tirani menuju cahya Ilahi
KOMENTAR TERHADAP LAGU ALIF KECIL
From: http://maryam-mayz.blog.friendster.com/2007/09/nasyid/
“Aransemennya biasa aja, tapi iramanya bagus. Gak tipikal nasyid, malah kalau mengabaikan liriknya karena cenderung pop meski ga terlalu kentara. Yang paling bagus adalah liriknya yang ga biasa, menganalogikan huruf sebagai manusia, justru menciptakan sinkronisasi dan bahasa berlapis makna yang cuma dipunyai puisi. Jarang-jarang sebuah lagu, apapun jenisnya, mampu mengadopsi puitisasi dalam liriknya. Sejauh ini pemusik yang kukenal juga sebagai penyair, yang lirik-liriknya selalu ga biasa, selalu bermakna lebih dari satu penafsiran adalah Katon Bagaskara, Ebiet G. Ade dan Letto”.